Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryMar 3, '07 8:39 AM
for everyone

Apa yang bisa dijadikan patokan seseorang disebut memiliki sikap dewasa?

Usia kah? Saya kurang setuju. Boleh saja dia berusia 30, 35, 40 atau bahkan 50 atau 60 tahun tapi itu bukan jaminan, buktinya; ingat wakil-wakil kita di DPR/MPR yang berantem? kekanakan sekali bukan! Mereka bukan saja `berusia` tapi juga berpendidikan. Hm...berarti pendidikan juga bukan jaminan seseorang bisa bersikap dewasa ya.

Pengalaman hidup kah? Apakah orang yang sudah merasakan asam, manis, pahit, pedas kehidupan secara otomatis jadi lebih dewasa? Orang bijak bilang pengalaman mendewasakan seseorang dengan kata lain karena ditempa dengan kehidupan seseorang menjadi dewasa. Lalu orang-orang yang hidupnya datar-datar saja tanpa gelombang-gelombang yang berarti apakah menjadi kurang dewasa? hmm.. (lagi) sepertinya perlu dipikirkan lebih dalam.

Saya ingin tuliskan sedikit tanda-tanda orang yang berpikiran/bersikap dewasa (menurut yang saya pahami): 

- bertindak dengan pikiran yang jauh ke depan(berpikiran panjang)

- tidak terburu-buru/ memiliki konsep yang matang

- tidak egois, mau menerima masukan/kritikan (tidak merasa benar sendiri)

- bertanggung jawab

- tidak `ngambek` bila ditegur

- bisa mengendalikan diri/emosi

- tanggap dengan keadaan sekitar (memiliki pengertian dan rasa empati)

- mengakui kesalahan dan meminta maaf

- mau berubah setelah diluruskan

- dll (boleh ditambah...)

Kembali pada pertanyaan di atas, berarti tidak ada donk yang bisa dijadikan jaminan seseorang bersikap dewasa. Saya rasa begitu. Sikap dewasa bukanlah keturunan dan tidak datang begitu saja. Namun dia bisa kita tumbuhkan sedikit demi sedikit dengan cara belajar. Usia, pengalaman dan pengetahuan   hanyalah sarana pendukung untuk mendapatkannya.

 


20 CommentsChronological   Reverse   Threaded
bejujag wrote on Mar 3, '07
setuju (dengan kriteria2nya)
bejujag wrote on Mar 3, '07
eh, kalo ditambah, pengalaman hidup juga ikut deh..... rasanya itu spt pupuk yg mempercepat proses pendewasaan.... pengalaman hidup itu macem2,... mulai dari percintaan, kost, merantau, dst.... initnya, interaksi dengan lingkungan...
bejujag wrote on Mar 3, '07
eh satu lagi, kemauan belajar dari kehidupan itu rasanya yg paling penting dalam proses pendewasaan.....
bejujag wrote on Mar 3, '07
lho? jadi spt bicara sendiri.... hehe... salam kenal dari surabaya
sakurazahro wrote on Mar 3, '07
saya udah pas tuh kriterianya, cuma kalo ditegur masih ngambek hehehe, belum dewasa dong. Bagi saya anak2 lah yang mendewasakan kita, kita mau tak mau harus menjadi dewasa di sisi mereka. Usia saya masih nuda saat punya anak 1. Kata kakak saya anak kecil punya anak. Namun anak2 saya membuat saya berfikir ke depan bagaimana saya harus mendewasakan diri saya sebagai ibu mereka, orang yang memiliki kewajiban untuk mendidik dan melindungi mereka.
yenisfamilyblog wrote on Mar 3, '07
Tulllllll....setuju sekali sama sama pendapat mbak Reni.
anibowo wrote on Mar 3, '07
setuju banget, mba
azikra wrote on Mar 3, '07
idealnya kita memang hrs bisa mengambil hikmah dari pengalaman yah,
makasih reply-annya..
azikra wrote on Mar 3, '07
saya udah pas tuh kriterianya, cuma kalo ditegur masih ngambek hehehe, belum dewasa dong. Bagi saya anak2 lah yang mendewasakan kita, kita mau tak mau harus menjadi dewasa di sisi mereka. Usia saya masih nuda saat punya anak 1. Kata kakak saya anak kecil punya anak. Namun anak2 saya membuat saya berfikir ke depan bagaimana saya harus mendewasakan diri saya sebagai ibu mereka, orang yang memiliki kewajiban untuk mendidik dan melindungi mereka.
iya mba terbukti kalau usia bukan patokan ya, tapi karena tuntutan keadaan kita bisa belajar jadi dewasa, gambatte mba retno!
azikra wrote on Mar 3, '07
Tulllllll....setuju sekali sama sama pendapat mbak Reni.
makasih mba yeni, saya lagi belajar mendewasakan diri juga nih!
azikra wrote on Mar 3, '07
anibowo said
setuju banget, mba
makasih mba, kalo kriterianya masih kurang boleh ditambah sendiri lho....
zahracan wrote on Mar 3, '07
Setuju Mba Reni. Makasih tulisannya.
titileksono wrote on Mar 4, '07
pengalaman hidup dan mau mengambil hikmah dari pengalaman itu mungkin juga termasuk kriteria ya...
azikra wrote on Mar 4, '07
Setuju Mba Reni. Makasih tulisannya.
sama-sama ndra, lagi proses jg nih....
azikra wrote on Mar 4, '07
pengalaman hidup dan mau mengambil hikmah dari pengalaman itu mungkin juga termasuk kriteria ya...
yap, silakan ditambah mba titi..
muhabduh wrote on Mar 4, '07
Tak memaksakan kehendak. Dan tidak ingin menjadikan setiap orang, menjadikan dirinya. Tetapi membiarkan orang lain menjadi dirinya sendiri dengan penuh tangung jawab
azikra wrote on Mar 4, '07
Tak memaksakan kehendak. Dan tidak ingin menjadikan setiap orang, menjadikan dirinya. Tetapi membiarkan orang lain menjadi dirinya sendiri dengan penuh tangung jawab
setuju pak, makasih masukannya...
banyumili wrote on Mar 5, '07
wah..saya kok kayaknya belum dewasa yaa...walau dah punya buntut dua hehehe..
fitriarnia wrote on Mar 5, '07
saya setengah dewasa,.. ha,.ha,..ha,...:D
qomari wrote on Sep 20, '09
sampe saat ini ku masih kayak anak-anak,gak pernah bisa berpikir dan bersikap dengan benar,,
Add a Comment